Hati Hati Diabetes Bisa Sebabkan Kerusakan Saraf Tepi

Konsumsi gabungan vitamin neurotropik (gabungan vitamin B1, B6 serta B12) dapat dibuktikan lebih efisien dalam menghindar serta menangani penyakit neuropati dibanding dengan konsumsi vitamin neurotropik tunggal.

Prof. Dr. Rima Obeid dari Saarland University Hospital Jerman menyebutkan vitamin neurotropik tunggal yaitu vitamin B1, B6 atau B12 dengan terpisah. Gabungan vitamin neurotropik bisa kurangi tanda rusaknya saraf pinggir seperti rasa nyeri, mati rasa, kesemutan serta berkurangnya sensasi.

” Dalam keadaan terjadinya inflamasi, penguraian vitamin B6 bertambah hingga kurangi rasa nyeri, ” kata dr. Rima pada pengumuman hasil Studi Klinis NENOIN 2018 : Gabungan Vitamin Neurotropik Dapat dibuktikan Kurangi Tanda Rusaknya Saraf Pinggir di dukung oleh PT Merck Tbk, lewat brand Neurobion, di Jakarta, Jumat (16/3).

Ia meneruskan, rusaknya saraf pinggir umum berlangsung pada pasien diabetes. Pasien diabetes alami kehilangan vitamin B1 lewat urin serta pada pasien diabetes kronik yang diterapi dengan metformin (obat yang seringkali dipakai jadi terapi pada pasien diabetes).

” Serta pada pasien-pasien diabetes fase lanjut dengan komplikasi, kandungan vitamin B12 alami penurunan hingga diperlukan konsumsi gabungan Vitamin Neurotropik untuk penuhi keperluan badan, ” tuturnya.

Holger Guenzel, Direktur Divisi Consumer Health PT Merck Tbk menyebutkan, pihaknya memiliki komitmen wujudkan kwalitas hidup orang-orang yang tambah baik serta sehat lebih lama. Perusahaan farmasi ini memiliki komitmen untuk selalu berperan dalam menebarkan edukasi serta tingkatkan pemahaman orang-orang berkaitan kesehatan saraf pinggir.

Satu diantara upayanya dengan menginvestasikan sumber daya untuk riset serta sediakan product berkwalitas tinggi untuk orang-orang. ” Kesempatan ini kami berperan serta dalam lakukan studi klinis NENOIN untuk memberi info selanjutnya pada orang-orang tentang langkah pas mengatasi tanda neuropati yang mereka alami, ” kata Holger.

Selanjutnya ia memberikan, ” Dengan terdapatnya hasil studi klinis ini, kami berharap orang-orang bisa melindungi kesehatan sarafnya dengan maksimal serta melakukan perbaikan kwalitas hidupnya semasing, ” lanjutnya.

Terkecuali edukasi hasil studi klinis paling baru, MERCK selalu berusaha untuk lakukan Kampanye Terintegrasi Lawan Neuropati untuk persoalan saraf pinggir. Kampanye ini mencakup Service Kontrol Kesehatan Saraf gratis lewat NCP serta NeuroMobi, ajakan pada orang-orang untuk bekerja lewat NeuroMove – Senam Kesehatan Saraf, Edukasi pada health care practioners (HCP) lewat NerveCareForum serta M-Care, dan penyediaan Vitamin Neurotropik yang berkwalitas tinggi untuk wujudkan kwalitas kehidupan orang-orang Indonesia yang tambah baik.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*